Assalamualaikum.
Di antara sekian banyak kitab hikmah yang beredar, ada satu kategori yang hampir tidak pernah menyentuh rak toko buku manapun: naskah-naskah pribadi yang ditulis bukan untuk dipublikasikan, melainkan untuk diwariskan kepada murid yang dipilih. Kitab yang ada di hadapan Anda sekarang masuk dalam kategori itu.
Azamatli Muzarab Talisman atau dalam bahasa kita, Azimah dan Zimat Mujarab adalah terjemahan dari sebuah naskah Turki milik pribadi yang tidak dicetak dalam jumlah besar. Ia bukan komoditas dagang biasa. Dimanapun Anda menemukan kitab terjemahan ini di luar sini, sumbernya tetap satu: dari tempat yang sama. Namun ada satu hal yang membedakan memahari langsung di sini: bimbingan langsung dari Bpk. Supiandi selaku penerjemah sebuah keistimewaan yang tidak akan Anda temukan jika mendapatkannya dari tangan kedua atau ketiga.
Kitab ini disusun oleh Anas Jalabi, diambil dari catatan rahasia Idris Jalabi. Sekedar konteks bagi yang memahami silsilah keilmuan: nama Jalabi dalam tradisi ilmu hikmah bukan sekadar nama penyusun — ia adalah tanda bahwa apa yang tertulis di dalamnya bukan spekulasi, melainkan hasil dari pengalaman langsung dan rantai periwayatan yang dijaga ketat.
Apa sebenarnya yang membuat kitab ini berbeda?
- Pertama, ia mengupas hakikat khowas — bukan sekadar mendefinisikannya, tetapi membongkar aturan dan tata cara rahasia yang memang sengaja tidak dituliskan dalam kitab-kitab hikmah umum. Ini bukan rahasia yang dibuat-buat untuk menciptakan mistifikasi, melainkan rahasia yang disembunyikan karena memerlukan syarat batin tertentu dari pembacanya. Cara melihat jin, memanggil mereka, mendapatkan khodam semuanya dijelaskan dengan bahasa yang gamblang, terperinci, dan yang terpenting: masuk akal. Tidak ada ruang untuk pengada-adaan.
- Kedua, kitab ini menjawab sebuah frustrasi yang nyata di kalangan pengamal ilmu hikmah. Banyak di antara saudara yang sudah bertahun-tahun mendalami berbagai ilmu, melakukan lelaku ryadhoh dengan disiplin, namun hasilnya tidak pernah sepadan dengan usaha yang dikeluarkan. Merasa gagal. Merasa ada yang salah tapi tidak tahu di mana. Kitab ini hadir bukan untuk menawarkan jalan pintas, melainkan untuk menunjukkan titik-titik yang selama ini terlewatkan persis di mana biasanya seorang pengamal tersandung, dan bagaimana cara memperbaikinya.
- Ketiga, bagi saudara yang berniat menjadi seorang praktisi ilmu secara utuh mampu menolong orang lain, mengobati, atau melakukan apa yang oleh sebagian orang dianggap di luar nalar — kitab ini menyediakan kerangka lengkapnya. Bukan sekadar teori, melainkan panduan yang bisa membawa seseorang menjadi ahli ruqyah atau ahli ilmu khodam, jika niatnya benar dan kesabarannya cukup.
Ilmu qosam dibuka secara terperinci di sini:
bagaimana cara membuat sebuah qosam, apa syaratnya, dan kapan tepatnya digunakan. Wafiq dan azimah yang disertakan bukan hasil karangan — ia diambil dari catatan seorang ahli yang telah teruji, dan siap digunakan untuk tajrib. Mahabbah atau tujuan-tujuan lainnya, selama saudara memahami cara menggunakannya, insya Allah memiliki jalannya masing-masing.
Namun ada sebuah realitas yang perlu dipahami sejak awal: ilmu khowas tidak akan menjumpai seseorang kecuali orang tersebut memiliki hak atas ilmu tersebut. Membacanya saja tidak cukup. Dibutuhkan keuletan dan keyakinan yang kokoh terhadap keimanan. Hal-hal yang dirahasiakan Allah tidak akan dibukakan untuk mereka yang belum layak menerimainya. Ini bukan ketentuan dari kitab ini — ini ketentuan dari Allah, dan kitab ini hanya mengingatkan.
Pernahkah saudara berpikir, bahwa di antara semua metode yang ada untuk mengalahkan sihir, guna-guna, atau santet yang notabene adalah perbuatan manusia yang memanfaatkan jin kafir dan iblis justru jawabannya adalah jin muslim? Tanpa terkecuali. Dan itu semua, tentu saja, atas izin Allah. Apapun bentuk pertolongan yang Allah berikan, ia layak entah melalui jin atau perantara lainnya. Allah mengirimkan wakil-wakil-Nya sesuai dengan kehendak-Nya.
Apa itu ilmu hikmah dan bagaimana cara menguasainya?
Pertanyaan ini terlalu besar untuk dijawab oleh satu paragraf. Tapi bagi yang bersedia duduk, membaca dengan hati yang jernih, dan kemudian bertanya kepada yang berwenang — kitab ini adalah salah satu jawabannya.
Tinggalkan orang bodoh, jadilah orang yang paham. Jauhi dukun, Anda sendirlah praktisi nya minimal untuk diri sendiri, maksimal untuk menolong.
Terima kasih atas kepercayaan Anda. Semoga bermanfaat dan membawa keberkahan.
š„ Stok Terbatas!
Pesan sekarang sebelum kehabisan — ini bukan terjemahan biasa.
š BELI SEKARANG DI TOKO KAMI